26 Agustus 2026 · Admin Desa
Belajar Matematika dengan Cara yang Lebih Interaktif

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Berdampak (KKN Berdampak) Kelompok 129 Desa Lombok Kulon mendampingi kegiatan pembelajaran Matematika dan Bahasa Inggris di SD 2 Lombok Kulon dan MIN 3 Bondowoso , Desa Lombok Kulon, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat selama pelaksanaan KKN.
Pelaksanaan belajar mengajar berlangsung setiap Senin hingga Sabtu, pukul 08.00–10.00 WIB. Mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran bersama siswa dengan menggunakan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, salah satunya melalui ice breaking. Pendekatan ini digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, nyaman, dan tidak membosankan bagi siswa.
Belajar Matematika dengan Cara yang Lebih Interaktif
Dalam pembelajaran Matematika, mahasiswa KKN berupaya membuat materi lebih mudah dipahami melalui pendekatan yang melibatkan siswa secara langsung dengan berbagai metode Ice Breaking seperti Human Number, Money Race, Puzzle Angka, Jump Number, True or False, dan Lucky Number digunakan sebagai ice breaking agar siswa tidak mudah bosan dan tetap semangat mengikuti pembelajaran. Dalam Human Number, misalnya, siswa menggunakan kartu angka untuk membentuk jawaban dari soal yang diberikan. Sementara itu, Money Race mengajak siswa dalam kelompok menyusun kombinasi uang sesuai nominal yang disebutkan oleh mahasiswa KKN. Aktivitas tersebut juga mengajak siswa untuk bergerak, berpikir cepat, bekerja sama, serta berani memberikan jawaban.
Bahasa Inggris Dikemas dengan Permainan
Pembelajaran Bahasa Inggris juga dirancang agar siswa dapat mengenal dan menggunakan kosakata melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan mereka. Untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan, mahasiswa KKN menggunakan berbagai ice breaking seperti Find Something, Two Truths One Lie, Emoji Guess, dan Pass the Ball. Melalui Find Something, siswa diajak mencari benda berdasarkan warna atau nama benda dalam Bahasa Inggris. ementara itu, Two Truths One Lie menjadi permainan perkenalan sederhana yang membantu siswa berlatih menggunakan Bahasa Inggris.
Tidak hanya meninggalkan pengalaman belajar, rangkaian kegiatan juga ditutup dengan momen bertukar surat antara siswa dan mahasiswa KKN. Siswa dan mahasiswa saling menuliskan pesan sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan setelah menjalani proses belajar bersama.
Momen sederhana tersebut menjadi salah satu bagian yang berkesan karena memberikan ruang bagi siswa dan mahasiswa untuk menyampaikan kesan, pesan, serta pengalaman selama kegiatan berlangsung. Surat yang diberikan menjadi kenang-kenangan yang membawa cerita dari proses kebersamaan selama mahasiswa KKN mendampingi siswa belajar.
Melalui aktivitas tersebut, siswa diajak mencari benda berdasarkan kosakata Bahasa Inggris, memperkenalkan diri, menebak emosi melalui emoji, hingga menyebutkan kosakata ketika permainan berlangsung.
Dengan adanya kegiatan ini siswa diharapkan mampu memahami materi yang diberikan, tetapi juga menjadi lebih aktif, percaya diri, berani mencoba, mampu bekerja sama, dan menikmati proses belajar. Karena belajar bukan hanya tentang memahami materi, tetapi juga tentang menciptakan pengalaman yang membuat siswa ingin terus belajar.